Rabu, 29 September 2010

Membangun Mental yang kuat melalui Pendidikan


Indonesia adalah negara besar padat penduduk yang kaya akan sumber daya alamnya, begitu indah dan memiliki aset yang berlimpah, misalnya seperti barang - barang tambang yang tertanam dibumi Indonesia. Tapi sayangnya, entah mengapa dengan kekayaan alam yang tersedia di bumi Indonesia ini sebagian besar rakyat Indonesia masih dapat dikategorikan sebagai masyarakat yang belum sejahtera dan banyak pula yang masih berada di bawah garis kemiskinan.
apakah yang menjadi penyebab kemiskinan ini? apabila kita kaitkan dengan kekayaan alam Indonesia ini, muncul pertanyaan apakah masyarakat belum dapat mengelola secara optimal sumber daya alam yang ada? mungkin iya benar adanya. Teruma bagi mereka yang mengalami kemiskinan dan tinggal didaerah perkotaan, sepertinya dengan kondisi yang serba sulit, lapangan kerja sulit, semua biaya mahal, membuat meraka menjadi putus asa, dan lebih memilih untuk menjadi pengemis, atau gelandangan saja yang meminta belas kasihan orang lain daripada bekerja memeras keringat untuk suatu manfaat bagi orang lain atau sekitarnya, dua hal ini memang sama - sama dikategorikan sebagai pekerjaan yang halal, tapi tentunya lebih mulia untuk tidak mengemis - ngemis meminta belas kasihan orang lain, semua semata - mata dilakukan demi mengejar materi. ya, memang banyak cara. tapi baiknya kita harus memilih cara yang paling tepat dan yang paling baik, sesuai dengan kemampuan maksimal kita.
saya yakin, mereka yang hidup dijalanan pasti memiliki potensi dan bakat yang cukup besar apabila digali dengan baik, sehingga dapat dimanfaatkan untuk kelangsungan hidupnya kelak, sayangnya mungkin mereka tidak seberuntung kita yang dapat mengenyam pendidikan formal, tetapi apakah faktor biaya menjadi satu - satunya faktor penghambat mereka untuk tidak bisa mendapatkan ilmu pengetahuan. saya rasa tidak, karena jika ada kemauan yang kuat demi perubahan yang lebih baik, pasti ada jalan disana.
mental pada diri kitalah yang harus sekuat baja agar dapat menyelesaikan segala tantangan didepan.
kemiskinan bukanlah takdir yang tidak dapat dirubah, sehingga menjadikan kita pasrah menerimanya dan memiih untuk menadahkan tangan dipinggir jalan. Semakin miris ketika mereka para pekerja jalanan itu adalah anak - anak yang masih berusia dibawah usia yang seharusnya mendapat pendidikan dan pengajaran yang semestinya dimana pun itu.
biaya pendidikan memang mahal, tapi bukan berarti tanpa uang ilmu tidak dapat kita raih. Tidak sedikit orang sukses yang mau bersusah payah demi masa depan yang gemilang, dan bukan suatu hal yang tidak mungkin pula seorang anak jalanan pun bisa menjadi "orang" suatu saat kelak.
terutama bagi mereka yang berusia masih dibawah 17 tahun, butuh bimbingan, butuh tuntunan, pengarahan, dan penanaman mental yang kuat sehingga meraka benar - benar menjadi cikal bakal atau generasi penerus bangsa yang menjadi idaman semua orang orang pada saat ini.
Tapi tidak dapat dipungkiri pula, mereka butuh dorongan, bantuan berupa motivasi. Pemerintah, kita, atau siapapun yang berkemampuan baik seca moril maupun materi baiknya ikut berperan untuk menyelamatkan masa depan mereka.
bagaimana pun caranya, menurut saya, akan menjadi suatu prestasi bagi mereka yang berhasil menampung pekerja jalanan ini ke sebuah lembaga, atau panti, dimana mereka disana dibina, dilatih, diajarkan, dan diberikan ilmu serta latihan keterampilan, agar mentalnya tumbuh dengan baik, dan tumbuh kemauan untuk berusaha semaksimal mungkin menjadi lebih baik. mau bekerja dan dapat bermanfaat bagi sekitarnya.
Seharusnya ini juga menjadi bahan pemikiran pemerintah untuk dapat membenahi negara ini pelan - pelan, peduli terhadap generasi bangsa sendiri, jangan biarkan generasi kita hancur dan terpuruk karena kurangnya asupan pendidikan dan kurangnya mental pada dirinya dalam menghadapi tantangan jaman yang semakin berat.
hal lain yang juga penting adalah sosialisasi primer yang diberikan orang tua serta keluarga dengan mendidik dan mengajarkan anak - anaknya untuk menjadi manusia sejati, berbudi pekerti luhur, dan berakhlak mulia, serta mencintai agama, bangsa dan negaranya.
mental dan berpendidikan adalah hal penting yang jangan diabaikan, maka beruntunglah bagi kita yang masih dapat mengenyam pendidikan, maksimallah belajar dan terus berkarya agar menjadi pribadi yang dapat dibanggakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar